Indonesia lebih dalam · Kalimantan Selatan

Banjarmasin: 10 tempat untuk pasar terapung, sungai dan Pegunungan Meratus

Pedagang mendayung perahu penuh buah saat fajar, siring sungai di senja hari, monyet di pulau sungai, kain celup tangan, ladang intan dan rakit bambu di perbukitan - Banjarmasin adalah kota sungai di Kalimantan, tempat air menjadi jalan utama. Rencanakan dengan peta dan perencana perjalanan gratis lewat WhatsApp.

📷 Midori · CC BY 3.0 · Wikimedia Commons
10tempat wajibPasar terapung, sejarah, kerajinan, perbukitan
2sungai besar bertemu di siniSungai Barito dan Martapura membentuk kota
90+hotel untuk dipilihDari guesthouse hingga hotel kota
Freeperencanaan perjalanan lewat WhatsAppSebutkan tanggal, kami usulkan rencana

Lokasi semuanya

Ketuk angka untuk melihat tempatnya. Jarak adalah perkiraan waktu berkendara dari pusat kota.

  1. 1Pasar Terapung Lok Baintansekitar 1-1,5 jam lewat jalan atau perahu
  2. 2Pasar Terapung Muara Kuinsekitar 20-30 menit dari pusat kota
  3. 3Siring Sungai Martapura & Menara Pandangdi pusat kota
  4. 4Pulau Kembangnaik perahu singkat menyeberangi Barito, sekitar 30-45 menit dari pusat kota
  5. 5Masjid Sultan Suriansyah & Makam Sultansekitar 20-30 menit dari pusat kota, dekat pasar Kuin
  6. 7Museum Wasaka & Rumah Banjarsekitar 10 menit dari pusat kota
  7. 8Loksado & Pegunungan Meratussekitar 4 jam sekali jalan lewat jalan darat
  8. 9Ladang Intan Cempaka & Pasar Batu Martapurasekitar 1-1,5 jam dari pusat kota
  9. 10Kuliner Banjar: soto Banjar, ketupat Kandangan & nasi itikdi pusat kota

Peta © OpenStreetMap contributors

10 tempat yang tak boleh dilewatkan

Dipilih untuk pengunjung pertama dan yang kembali. Tambahkan yang Anda suka ke perjalanan - kami jadikan rencana.

Lok Baintan Floating Market#01Pasar terapungSungai Martapura, Banjar

Pasar Terapung Lok Baintan

Para pedagang, kebanyakan perempuan bertopi lebar, mendayung perahu kayu kecil berisi buah, sayur dan kue tradisional, lalu berjualan dari perahu ke perahu di atas sungai. Rasanya seperti pasar desa yang kebetulan berlangsung di air.

  • ⏱ 3-4 jam termasuk naik perahu
  • 🚗 sekitar 1-1,5 jam lewat jalan atau perahu
  • 🌅 Sekitar subuh
Tips kamiPaling ramai sekitar subuh, jadi siapkan diri berangkat sangat pagi; menjelang siang biasanya sudah sepi. Hari-hari yang paling ramai bisa berubah, jadi kami cek untuk tanggal Anda dan atur klotok (perahu kecil) sehari sebelumnya.
📷 Midori · CC BY 3.0 · Wikimedia Commons
Kuin Floating Market (Muara Kuin)#02Pasar terapungMuara Kuin

Pasar Terapung Muara Kuin

Pasar terapung terdekat dari kota, tempat Sungai Kuin bertemu Sungai Barito yang lebar. Perahu-perahu berkumpul di cahaya pertama untuk berdagang hasil kebun, ikan dan jajanan, dan Anda bisa naik klotok menyusup di antaranya sambil menyeruput kopi panas dari perahu yang lewat.

  • ⏱ 2-3 jam
  • 🚗 sekitar 20-30 menit dari pusat kota
  • 🌅 Sekitar subuh
Tips kamiSudah di atas air sekitar matahari terbit; makin siang makin sepi. Sungai ramai oleh perahu kerja, jadi pakai jaket pelampung yang diberikan, jaga tas tetap kering dan bawa jas hujan tipis.
📷 Harri J from Doha الدوحة, Qatar · CC BY 2.0 · Wikimedia Commons
Siring Sungai Martapura & Menara Pandang#03Jalan tepi sungaiPusat kota

Siring Sungai Martapura & Menara Pandang

Siring (tepi sungai) kota di sepanjang Sungai Martapura, dengan jalur jalan, panggung kecil, warung dan menara pandang bernama Menara Pandang. Malam hari warga berjalan santai di sini, dan perahu untuk perjalanan singkat berangkat dari tepiannya.

  • ⏱ 1-2 jam
  • 🚗 di pusat kota
  • 🌅 Sore hingga malam
Tips kamiCocok untuk jalan santai di malam pertama setelah tiba. Menara bisa dinaiki atau tidak, itu berubah-ubah, jadi kami cek; kalau tutup, nikmati siringnya dan lampu kota di atas air.
📷 Astari28 · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons
Pulau Kembang (Monkey Island)#04Pulau sungaiSungai Barito

Pulau Kembang

Pulau kecil dan rimbun di Sungai Barito yang dihuni sekelompok monyet ekor panjang. Warga setempat mengunjungi sebuah tempat pemujaan kecil di sini, dan pulau ini sering digabung dengan pasar terapung Kuin dalam satu perjalanan perahu.

  • ⏱ 1-1,5 jam
  • 🚗 naik perahu singkat menyeberangi Barito, sekitar 30-45 menit dari pusat kota
  • 🌅 Pagi
Tips kamiSimpan makanan, botol dan barang lepas - monyetnya berani dan suka menyambar. Jangan memberi makan atau menyentuhnya. Untuk melihat bekantan liar, tanyakan kami soal Pulau Kaget, perjalanan perahu tersendiri.
📷 Muhammad.ikhsan · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons
Sultan Suriansyah Mosque & Royal Tomb#05Masjid tertuaKuin Utara

Masjid Sultan Suriansyah & Makam Sultan

Masjid kayu bergaya Banjar dengan atap bersusun, dianggap sebagai yang tertua di Kalimantan dan menurut tradisi berasal dari abad ke-16. Di dekatnya terdapat makam Sultan Suriansyah, raja Banjar pertama yang memeluk Islam.

  • ⏱ 1 jam
  • 🚗 sekitar 20-30 menit dari pusat kota, dekat pasar Kuin
  • 🌅 Pagi
Tips kamiKeduanya tempat ibadah dan penghormatan: berpakaian sopan, bicara pelan dan minta izin sebelum memotret orang. Waktu kunjungan di sekitar waktu salat bisa berbeda, jadi kami cek. Mudah digabung dengan pasar Kuin setelah matahari terbit.
📷 Tim WikiBarakat - WikiBanua · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons
Kampung Sasirangan#06Kerajinan lokalSeberang Masjid

Kampung Sasirangan

Tempat lahirnya sasirangan, kain khas Banjar yang dibuat dengan menjahit atau mengikat motif lalu mencelupnya dalam warna-warna tegas. Bengkel dan toko kecil memperlihatkan cara motifnya dibuat, dan kain ini konon dulu berkaitan dengan upacara pengobatan.

  • ⏱ 1-1,5 jam
  • 🚗 sekitar 10-15 menit dari pusat kota
  • 🌅 Pagi hingga sore
Tips kamiBengkelnya kecil dan pencelupan belum tentu berlangsung setiap hari, jadi kami cek lebih dulu bila Anda ingin melihatnya. Tanyakan apakah kain dibuat tangan atau dicetak - harganya beda jauh.
📷 Ezagren (bicara / talk) · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons
Museum Wasaka & the Banjar House#07Sejarah lokalKampung Kembang Kuning

Museum Wasaka & Rumah Banjar

Museum kecil di bangunan bergaya rumah adat Banjar, yang menceritakan perjuangan kemerdekaan Kalimantan Selatan pada 1940-an dan memajang benda-benda lama. Cara yang baik untuk melihat bentuk dan susunan rumah Banjar.

  • ⏱ 1 jam
  • 🚗 sekitar 10 menit dari pusat kota
  • 🌅 Pagi
Tips kamiHari bukanya bisa terbatas, jadi kami cek sebelum Anda berangkat. Keterangan pameran kebanyakan berbahasa Indonesia - pemandu membantu menghidupkan ceritanya.
📷 Jaelani58 · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons
Loksado & Meratus Mountains#08Rakit bambuHulu Sungai Selatan

Loksado & Pegunungan Meratus

Lembah hijau di Pegunungan Meratus tempat pengunjung menyusuri sungai jernih dengan rakit bambu di antara lereng berhutan. Desa-desa masyarakat Dayak Meratus, jembatan gantung dan air terjun berada di dekatnya.

  • ⏱ Sehari penuh, panjang
  • 🚗 sekitar 4 jam sekali jalan lewat jalan darat
  • 🌅 Pagi, musim kemarau
Tips kamiArung rakit tergantung ketinggian air, yang bisa terlalu tinggi setelah hujan lebat atau terlalu rendah saat sangat kering - kami cek untuk tanggal Anda dan memakai pengemudi rakit setempat. Perjalanannya panjang, jadi banyak pengunjung menginap semalam di dekat sana. Minta izin sebelum memotret warga desa.
📷 Toni Sitania · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons
Cempaka Diamond Fields & Martapura Gem Market#09Intan & batu permataCempaka & Martapura

Ladang Intan Cempaka & Pasar Batu Martapura

Kalimantan Selatan terkenal dengan intan. Di Cempaka, dekat Martapura, penambang masih mendulang kerikil dengan tangan di lubang terbuka untuk mencari batu mentah. Kota Martapura di dekatnya terkenal dengan toko batu permata dan perhiasannya.

  • ⏱ Setengah hari
  • 🚗 sekitar 1-1,5 jam dari pusat kota
  • 🌅 Pagi
Tips kamiLihat dan nikmati dulu; kalau ingin membeli, minta nota tertulis dan bandingkan beberapa toko karena mutu dan harga sangat beragam. Area tambang bisa berlumpur dan lokasi yang aktif tidak selalu terbuka untuk pengunjung, jadi kami cek.
📷 Ilham Mufti Laksono · CC BY 4.0 · Wikimedia Commons
Banjar food: soto Banjar, ketupat Kandangan & nasi itik#10KulinerPusat kota

Kuliner Banjar: soto Banjar, ketupat Kandangan & nasi itik

Soto Banjar adalah sup ayam bening berempah dengan ketupat atau soun dan kuah yang harum. Ketupat Kandangan adalah ketupat dengan kuah santan dan ikan, dan nasi itik adalah nasi dengan bebek. Cicipi juga kue-kue manis tradisional (wadai).

  • ⏱ 2 jam
  • 🚗 di pusat kota
  • 🌅 Pagi dan malam
Tips kamiSebagian besar tempat makan halal. Banyak warung buka pagi dan habis menjelang siang, jadi sarapanlah di sana. Ketupat Kandangan berasal dari nama kota ke arah Meratus, jadi mudah dinikmati dalam perjalanan ke Loksado.
📷 Midori · CC BY 3.0 · Wikimedia Commons

Contoh paket perjalanan

Titik awal yang kami sesuaikan dengan tanggal, anggaran dan pilihan hotel Anda. Harga tergantung hotel dan musim, jadi kami berikan penawarannya.

Paling populer
Klasik kota sungai3 hari / 2 malam

Pasar terapung, masjid & siring

👥 Kunjungan pertama, pasangan, pecinta budaya

  • Perjalanan klotok subuh ke pasar terapung Kuin
  • Masjid dan makam Sultan Suriansyah
  • Kampung Sasirangan dan Museum Wasaka
  • Malam di Siring dan makan malam masakan Banjar

🏨 Hotel pusat kota dekat sungai

HargaSesuai permintaanKami beri harga hotel terkini untuk tanggal Anda
Pasar, monyet & permata3 hari / 2 malam

Lok Baintan, Pulau Kembang & Martapura

👥 Keluarga, teman, fotografer

  • Perjalanan perahu pagi ke pasar terapung Lok Baintan
  • Pulau Kembang
  • Ladang intan Cempaka dan pasar batu Martapura
  • Mencicipi kuliner Banjar

🏨 Hotel di Banjarmasin

HargaSesuai permintaanKami beri harga hotel terkini untuk tanggal Anda
Petualangan Meratus4 hari / 3 malam

Kota Banjarmasin dan arung rakit bambu di Loksado

👥 Pelancong aktif, rombongan teman

  • Satu hari di kota: pasar Kuin dan Siring
  • Mobil pribadi dengan sopir menuju Pegunungan Meratus
  • Arung rakit bambu di Loksado (jika ketinggian air memungkinkan)
  • Ketupat Kandangan di jalan, berjalan di desa

🏨 Hotel kota plus penginapan sederhana dekat Loksado

HargaSesuai permintaanKami beri harga hotel terkini untuk tanggal Anda
Perencana perjalanan gratis

Rencanakan perjalanan Banjarmasin Anda

Pilih tempat, tanggal dan jenis hotel yang Anda suka. Kami balas lewat WhatsApp dengan usulan rencana dan harga terkini - tanpa kewajiban.

  • Tarif hotel nyata untuk tanggal Anda
  • Mobil dengan sopir dan pemandu diatur sesuai permintaan
  • Bahasa Inggris atau Indonesia
Tempat yang ingin dikunjungi

Membuka WhatsApp dengan rencana Anda sebagai pesan - tidak ada yang terkirim sampai Anda menekan kirim di sana.

Tips praktis

Cara ke sana

Bandara Syamsudin Noor (BDJ) berada di Banjarbaru, sekitar 40-60 menit dengan mobil dari pusat Banjarmasin, dengan penerbangan langsung dari Jakarta, Surabaya dan beberapa kota lain (dari Jakarta sekitar dua jam). Sebagian pelancong juga datang lewat darat dari Balikpapan atau bagian Kalimantan lain, tetapi perjalanannya panjang.

Waktu terbaik

Bulan yang lebih kering, sekitar Mei hingga September, biasanya paling nyaman untuk perahu, perbukitan Meratus dan arung rakit. Cuaca panas dan lembap sepanjang tahun, dan hujan lebat bisa menaikkan permukaan sungai, jadi kami cek kondisinya untuk tanggal Anda. Pasar terapung terbaik saat subuh, jadi rencanakan pagi yang sangat awal dan sore yang santai.

Sopan santun & pakaian

Orang Banjar mayoritas Muslim: tutupi bahu dan lutut di masjid dan makam, lepas alas kaki bila diminta, dan minta izin sebelum memotret orang, terutama pedagang perempuan dan warga desa di perbukitan. Sebagian besar makanan halal dan musala mudah ditemukan. Gunakan pelindung matahari di atas air dan bawa obat nyamuk.

Berkeliling

Di kota gunakan aplikasi ojek/taksi online atau taksi, dan sewa klotok beserta juru mudinya untuk ke pasar terapung - selalu pakai jaket pelampung. Lok Baintan, Martapura, Cempaka dan Loksado tersebar, jadi mobil dengan sopir adalah cara termudah menggabungkannya; ke Loksado sebaiknya berangkat pagi sekali.

Jam buka, tiket, akses dan aturan bisa berubah (misalnya kuota pengunjung, kondisi gunung atau laut dan penutupan) - kami cek untuk tanggal Anda. Foto: Wikimedia Commons, dicantumkan di setiap gambar; peta: OpenStreetMap. Terakhir diperiksa 10 Oktober 2026.

WhatsApp