Cirebon: 10 tempat untuk keraton, batik dan kuliner jalanan
Keraton-keraton lama, taman air berbentuk gua, masjid bata merah dari kampung Arab, desa batik dan sup daging dalam kuali tanah liat yang digemari warga - Cirebon adalah kota kesultanan di pesisir utara Jawa, dan persinggahan yang menyenangkan antara Jakarta dan Jawa Tengah. Rencanakan dengan peta dan perencana perjalanan gratis lewat WhatsApp.
Dipilih untuk pengunjung pertama dan yang kembali. Tambahkan yang Anda suka ke perjalanan - kami jadikan rencana.
#01KeratonLemahwungkuk
Keraton Kasepuhan
Yang tertua di antara keraton Cirebon, berakar dari abad ke-16, tempat keluarga sultan masih menjaga tradisi lama. Tembok dan gerbang bata merah, pendapa terbuka dan museum kecil menyimpan pusaka keraton, termasuk kereta kencana berbentuk makhluk mitos.
⏱ 1,5 jam
🚗 di pusat kota
🌅 Pagi
Tips kamiDatanglah pagi saat masih sejuk. Jam buka bisa berubah saat upacara keraton dan hari libur, dan pemandu lokal tersedia di pintu masuk - kami cek untuk tanggal Anda.
Keraton kedua yang memisahkan diri dari Kasepuhan pada akhir abad ke-17, berdiri di samping pasar tradisional yang ramai. Museumnya memamerkan kereta kencana, salah satunya berbentuk makhluk bersayap, berbelalai dan berwujud naga. Keraton Kacirebonan yang lebih kecil, dari awal abad ke-19, berada tak jauh dari sana.
⏱ 1-1,5 jam
🚗 sekitar 5-10 menit dari Kasepuhan
🌅 Pagi
Tips kamiPasar di luar ramai dan cocok untuk jajan dan foto. Bagian keraton yang dibuka tergantung hari dan acara keraton, jadi kami pastikan untuk tanggal Anda.
Taman keraton berisi menara mirip batu karang, terowongan, bilik dan kolam kecil yang tampak seperti labirin karang, secara tradisi dikaitkan dengan abad ke-18. Para sultan memakainya sebagai tempat menyepi untuk beristirahat dan bermeditasi, dan kini menjadi tempat paling fotogenik di Cirebon.
⏱ 1-1,5 jam
🚗 sekitar 15 menit dari pusat kota
🌅 Pagi atau sore
Tips kamiLorongnya sempit dengan anak tangga tidak rata, jadi pakai sepatu yang nyaman. Matahari siang terik di batu terbuka; pagi atau sore lebih nyaman.
Salah satu masjid tertua di Jawa, secara tradisi berasal dari akhir abad ke-15 dan masih dipakai setiap hari. Atap bersusun yang sederhana, dinding tebal dan ukiran halusnya mencerminkan gaya Islam-Jawa awal di pesisir utara.
⏱ 45 menit
🚗 bersebelahan dengan Keraton Kasepuhan
🌅 Pagi, di luar waktu salat
Tips kamiPengunjung diterima di luar waktu salat; berpakaian sopan dan tenang di dalam. Aturan masuk bagi non-jemaah bisa berbeda, jadi tanyakan dengan sopan di gerbang.
Kampung tempat para pedagang Arab dulu menetap di dekat pelabuhan lama. Masjid bata merahnya yang kecil, secara tradisi dari abad ke-15, memperlihatkan perpaduan sentuhan Tionghoa, Jawa dan Islam di pelabuhan awal Cirebon.
⏱ 1 jam
🚗 sekitar 10 menit dari pusat kota
🌅 Pagi
Tips kamiIni permukiman yang masih dihuni, jadi bicaralah pelan dan minta izin sebelum memotret warga. Gabungkan dengan klenteng dan keraton untuk pagi di kota tua.
Salah satu klenteng Tionghoa tertua di Cirebon, dekat kawasan pelabuhan lama, dipersembahkan bagi dewi welas asih. Lampion merah, dupa dan balok berukir mengingatkan pada komunitas Tionghoa yang tinggal di kota ini selama berabad-abad.
⏱ 45 menit
🚗 di kota lama, dekat pusat kota
🌅 Pagi
Tips kamiIni tempat ibadah: berpakaian sopan, tenang dan minta izin sebelum memotret orang berdoa. Paling ramai sekitar hari raya Tionghoa.
Kompleks makam di atas bukit milik Sunan Gunung Jati, salah satu dari sembilan wali penyebar Islam di Jawa dan pendiri kesultanan Cirebon. Peziarah datang dari seluruh Indonesia, dan dindingnya dihiasi piring-piring keramik tua.
⏱ 1-1,5 jam
🚗 sekitar 20-30 menit di utara pusat kota
🌅 Pagi
Tips kamiIni tempat keramat: berpakaian sopan, bicara pelan dan ikuti arahan juru kunci. Akses ke area dalam dibatasi dan aturannya bisa berubah, jadi kami cek apa yang boleh dilakukan pengunjung pada tanggal Anda.
Pusat batik Cirebon, terkenal dengan motif 'mega mendung' berupa awan berwarna tegas. Bengkel-bengkel kecil berjajar di tepi jalan, dan banyak yang membolehkan Anda melihat proses malam digambar dan dicelup atau mencoba membatik sendiri.
⏱ 1,5-2 jam
🚗 sekitar 20-30 menit dari pusat kota
🌅 Pagi hingga siang
Tips kamiTanyakan mana yang batik tulis atau cap dan mana yang cetak, karena harganya sangat berbeda. Bengkel paling ramai di akhir pekan, dan pagi hari kerja lebih tenang.
Cicipi empal gentong, sup daging sapi kental bersantan yang dimasak dalam kuali tanah liat, dan nasi jamblang, nasi dengan lauk pilihan sendiri yang disajikan di atas daun. Tambah tahu gejrot, tahu goreng dengan bumbu asam-manis cabai-bawang putih, dan docang, sup hangat berisi lontong dan sayuran.
⏱ 2 jam
🚗 di dalam dan sekitar pusat kota
🌅 Makan siang dan malam
Tips kamiSebagian besar makanan halal, tetapi tanyakan bahan tiap hidangan bila Anda menghindari bahan tertentu. Jam makan siang adalah waktu ramai untuk nasi jamblang, dan tingkat pedas mudah diatur - tinggal bilang.
#10Sejarah & udara sejukKuningan, kaki Gunung Ciremai
Gedung Perundingan Linggarjati, Kuningan
Desa sejuk di kaki Gunung Ciremai, tempat sebuah rumah menjadi lokasi perundingan antara Indonesia dan Belanda pada 1946-47 - Perundingan Linggarjati. Kini berfungsi sebagai museum kecil, dikelilingi udara pegunungan yang segar dan pemandangan hijau.
⏱ Setengah hari
🚗 sekitar 45-60 menit di selatan Cirebon
🌅 Pagi, musim kemarau
Tips kamiPerjalanan setengah hari dengan mobil, mudah digabung dengan singgah di desa di sepanjang jalan. Jam buka bisa berubah, dan cuaca berawan serta hujan di musim hujan.
Titik awal yang kami sesuaikan dengan tanggal, anggaran dan pilihan hotel Anda. Harga tergantung hotel dan musim, jadi kami berikan penawarannya.
Klasik kesultanan2 hari / 1 malam
Keraton, taman air & makam raja
👥 Kunjungan pertama, pasangan, pecinta sejarah
Keraton Kasepuhan dan Masjid Agung di pagi hari
Keraton Kanoman dan Kacirebonan
Taman Sunyaragi di sore hari
Makam Sunan Gunung Jati (akses dicek untuk tanggal Anda)
🏨 Hotel bintang 4 di pusat kota
HargaSesuai permintaanKami beri harga hotel terkini untuk tanggal Anda
Paling populer
Batik & jajanan2 hari / 1 malam
Kampung tua, bengkel batik & cita rasa Cirebon
👥 Keluarga, teman, pecinta kuliner dan kerajinan
Kampung Panjunan dan Vihara Dewi Welas Asih
Desa batik Trusmi dan bengkel batik
Makan siang nasi jamblang atau empal gentong
Jajan malam: tahu gejrot dan docang
🏨 Hotel bintang 3 atau 4 di pusat kota
HargaSesuai permintaanKami beri harga hotel terkini untuk tanggal Anda
Persinggahan perjalanan darat Jawa3 hari / 2 malam
Cirebon dengan sehari ke Linggarjati
👥 Pasangan dan keluarga yang bepergian antara Jakarta dan Jawa Tengah
Tiba dari Jakarta atau Bandung dan beristirahat
Keraton Kasepuhan dan Taman Sunyaragi
Mobil dengan sopir ke Linggarjati dan kaki Gunung Ciremai
Lanjut ke Jawa Tengah dengan mobil atau kereta
🏨 Hotel di Cirebon, 2 malam
HargaSesuai permintaanKami beri harga hotel terkini untuk tanggal Anda
Perencana perjalanan gratis
Rencanakan perjalanan Cirebon Anda
Pilih tempat, tanggal dan jenis hotel yang Anda suka. Kami balas lewat WhatsApp dengan usulan rencana dan harga terkini - tanpa kewajiban.
Tarif hotel nyata untuk tanggal Anda
Mobil dengan sopir dan pemandu diatur sesuai permintaan
Bahasa Inggris atau Indonesia
Tips praktis
Cara ke sana
Kereta eksekutif dari Jakarta biasanya memakan waktu sekitar 3 jam ke Cirebon, dan jalan tol Trans-Jawa sekitar 3-4 jam dengan mobil tergantung lalu lintas. Bandara Kertajati (BJ Habibie, dekat Majalengka) melayani kawasan ini, sekitar satu jam dari kota, tetapi penerbangan sering berubah, jadi kami cek yang beroperasi pada tanggal Anda.
Waktu terbaik
Musim kemarau, sekitar April hingga Oktober, paling baik untuk berjalan antar keraton dan ke perbukitan Linggarjati. Cirebon panas dan lembap sepanjang tahun di pesisir, jadi kunjungi tempat wisata pada pagi atau sore dan sisakan tengah hari untuk makan siang dan istirahat.
Sopan santun & pakaian
Tutupi bahu dan lutut di keraton, masjid, klenteng dan makam raja, bicara pelan dan minta izin sebelum memotret orang yang sedang beribadah. Cirebon kota yang sangat religius, dan hari Jumat serta hari besar keagamaan bisa mengubah jam buka. Sebagian besar makanan lokal halal.
Berkeliling
Tempat wisata kota tua berdekatan dan mudah dijangkau dengan ojek/taksi online, taksi atau becak untuk jarak pendek. Gunung Jati di utara, Trusmi di barat dan Linggarjati di selatan tersebar, jadi mobil dengan sopir adalah cara termudah menggabungkannya.
Jam buka, tiket, akses dan aturan bisa berubah (misalnya kuota pengunjung, kondisi gunung atau laut dan penutupan) - kami cek untuk tanggal Anda. Foto: Wikimedia Commons, dicantumkan di setiap gambar; peta: OpenStreetMap. Terakhir diperiksa 10 Oktober 2026.