Indonesia lebih dalam · Jawa Tengah

Solo (Surakarta): 10 tempat untuk keraton, batik dan candi di pegunungan

Dua keraton, gang batik, pasar berusia hampir seabad dan candi berukir unik di lereng gunung berkabut - Solo adalah kota budaya Jawa yang lebih tenang. Rencanakan dengan peta dan perencana perjalanan gratis lewat WhatsApp.

📷 Crisco 1492 · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons
10tempat wajibKeraton, batik, pasar, candi, fosil
1Situs Warisan Dunia UNESCO di dekatnyaSitus Manusia Purba Sangiran, terdaftar 1996
170+hotel untuk dipilihDari guesthouse hingga resor
Freeperencanaan perjalanan lewat WhatsAppSebutkan tanggal, kami usulkan rencana

Lokasi semuanya

Ketuk angka untuk melihat tempatnya. Jarak adalah perkiraan waktu berkendara dari pusat kota.

  1. 1Keraton Surakarta (Kasunanan)di pusat kota
  2. 2Pura Mangkunegarandi pusat kota
  3. 3Kampung batik: Laweyan & Kaumandi dalam kota, 10-20 menit antar kampung
  4. 4Pasar Gede & kuliner Solodi pusat kota
  5. 5Pasar Antik Triwindudi pusat kota
  6. 6Museum Radya Pustaka & Sriwedaridi pusat kota
  7. 7Tawangmangu & Air Terjun Grojogan Sewusekitar 1-1,5 jam di timur Solo
  8. 8Candi Sukuhsekitar 1-1,5 jam di timur Solo
  9. 9Candi Cethosekitar 1,5 jam di timur Solo
  10. 10Situs Manusia Purba Sangiran & Museumsekitar 15 km, 45-60 menit di utara Solo

Peta © OpenStreetMap contributors

10 tempat yang tak boleh dilewatkan

Dipilih untuk pengunjung pertama dan yang kembali. Tambahkan yang Anda suka ke perjalanan - kami jadikan rencana.

🏞️#01KeratonPusat kota

Keraton Surakarta (Kasunanan)

Keraton yang berdiri sejak 1740-an dan masih menjadi kediaman keluarga Susuhunan. Paviliun biru-putih, museum kereta dan pusaka, serta gamelan pada waktu tertentu.

  • ⏱ 2 jam
  • 🚗 di pusat kota
  • 🌅 Pagi
Tips kamiTutupi bahu dan lutut. Hanya sebagian keraton yang dibuka dan upacara dapat menutup area, jadi cek akses hari itu. Pemandu menjelaskan simbolismenya dengan baik.
Mangkunegaran Palace#02PuraKeprabon

Pura Mangkunegaran

Kediaman keluarga kerajaan yang lebih muda, dibangun 1757. Pengunjung berkeliling pendopo besar, museum perhiasan, senjata dan naskah, serta taman, biasanya bersama pemandu.

  • ⏱ 1,5-2 jam
  • 🚗 di pusat kota
  • 🌅 Pagi
Tips kamiJam kunjungan dapat berubah, jadi kami cek untuk tanggal Anda. Gabungkan dengan Pasar Triwindu yang hanya berjalan kaki sebentar.
📷 Crisco 1492 · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons
Batik villages: Laweyan & Kauman#03BatikLaweyan & Kauman

Kampung batik: Laweyan & Kauman

Dua kampung batik lama dengan gang sempit dan rumah saudagar. Lihat pembatik menggambar pola lilin dengan tangan, ikut lokakarya singkat dan belanja langsung dari pembuatnya.

  • ⏱ 3 jam
  • 🚗 di dalam kota, 10-20 menit antar kampung
  • 🌅 Pagi, bengkel buka
Tips kamiJelajahi gang dengan berjalan kaki, bukan mobil. Tanyakan mana yang tulis, cap atau cetak - harganya sangat beda, dan penjual jujur akan menjelaskannya.
📷 WikiSanktGerard at English Wikipedia · CC BY-SA 3.0 · Wikimedia Commons
Pasar Gede & Solo food#04Pasar & kulinerSudiroprajan

Pasar Gede & kuliner Solo

Pasar tradisional utama kota, dekat klenteng Tionghoa, penuh jajanan dan hasil bumi segar. Di sekitar Solo cicipi selat Solo (bistik daging), serabi dan nasi liwet.

  • ⏱ 2 jam
  • 🚗 di pusat kota
  • 🌅 Pagi, lalu malam untuk makan
Tips kamiDatanglah pagi untuk jajanan paling segar. Warung nasi liwet di kawasan Keprabon paling ramai malam hari. Tanyakan kami tempat yang sudah dicek halal.
📷 Puryono · CC BY-SA 3.0 · Wikimedia Commons
Triwindu Antique Market#05Barang antikNgarsopuro

Pasar Antik Triwindu

Pasar berburu harta: lampu tua, piringan hitam, jam, porselen dan barang unik Jawa, tepat di samping Mangkunegaran di Jalan Ngarsopuro.

  • ⏱ 1 jam
  • 🚗 di pusat kota
  • 🌅 Pagi, atau Sabtu malam di sekitarnya
Tips kamiTawar dengan sopan dan tanyakan apakah barang antik boleh dibawa ke luar negeri. Pasar malam dengan jajanan buka Sabtu malam di depannya.
📷 Christophe95 · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons
Radya Pustaka Museum & Sriwedari#06MuseumSriwedari

Museum Radya Pustaka & Sriwedari

Dibuka 1890 dan museum tertua kedua di Indonesia, menyimpan naskah keraton Jawa, wayang, arca dan senjata kuno, di samping taman bersejarah Sriwedari.

  • ⏱ 1 jam
  • 🚗 di pusat kota
  • 🌅 Pagi
Tips kamiMuseumnya kecil dan tradisional, jadi kunjungan singkat sudah cukup. Cek hari bukanya sebelum berangkat.
📷 Meursault2004 · CC BY-SA 3.0 · Wikimedia Commons
Tawangmangu & Grojogan Sewu Waterfall#07Air terjunKaranganyar

Tawangmangu & Air Terjun Grojogan Sewu

Kota peristirahatan sejuk di lereng Gunung Lawu, dengan air terjun tinggi di dalam hutan yang dicapai lewat jalan bertangga, serta kebun teh di dekatnya.

  • ⏱ Setengah hari
  • 🚗 sekitar 1-1,5 jam di timur Solo
  • 🌅 Pagi, musim kemarau
Tips kamiSiap menaiki banyak anak tangga saat kembali. Simpan makanan, karena ada monyet di sekitar jalur, dan hindari jalur setelah hujan deras.
📷 Jmhullot · CC BY-SA 3.0 · Wikimedia Commons
Sukuh Temple#08Candi bukitGunung Lawu

Candi Sukuh

Candi Hindu-Jawa abad ke-15 berbentuk piramida di lereng Gunung Lawu, dengan relief dan arca kasar yang dikaitkan dengan kesuburan dan leluhur.

  • ⏱ 1-1,5 jam
  • 🚗 sekitar 1-1,5 jam di timur Solo
  • 🌅 Pagi, cuaca cerah
Tips kamiBeberapa ukirannya eksplisit, jadi pertimbangkan untuk anak-anak. Jalannya berkelok dan sering berkabut; bawa jaket tipis dan sepatu yang kokoh.
📷 Anton Leddin · CC BY-SA 3.0 · Wikimedia Commons
Cetho Temple#09Candi bukitGunung Lawu

Candi Cetho

Candi Hindu berteras dari masa akhir Majapahit di ketinggian Gunung Lawu, masih dipakai untuk sembahyang, dengan pemandangan kebun teh dan lembah berkabut.

  • ⏱ 1-1,5 jam
  • 🚗 sekitar 1,5 jam di timur Solo
  • 🌅 Pagi, cuaca cerah
Tips kamiIni tempat ibadah yang masih hidup: berpakaian sopan, bicara pelan dan ikuti adat setempat. Di atas sana sejuk, jadi bawa pakaian berlapis.
📷 Crisco 1492 · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons
Sangiran Early Man Site & Museum#10UNESCOSragen

Situs Manusia Purba Sangiran & Museum

Salah satu situs terpenting dunia untuk fosil manusia purba, terdaftar UNESCO tahun 1996. Museumnya memperlihatkan tulang dan tengkorak yang ditemukan di perbukitan sekitar.

  • ⏱ 2 jam
  • 🚗 sekitar 15 km, 45-60 menit di utara Solo
  • 🌅 Pagi
Tips kamiCek hari buka museum sebelum berangkat. Pamerannya menarik bagi anak yang lebih besar dan dewasa; pemandu membantu menjelaskan temuan.
📷 Ministry of Culture (Indonesia) · Public domain · Wikimedia Commons

Contoh paket perjalanan

Titik awal yang kami sesuaikan dengan tanggal, anggaran dan pilihan hotel Anda. Harga tergantung hotel dan musim, jadi kami berikan penawarannya.

Klasik Solo keraton3 hari / 2 malam

Keraton, batik & jajanan

👥 Kunjungan pertama, pasangan, pecinta budaya

  • Keraton Surakarta dan Mangkunegaran
  • Jalan-jalan batik Laweyan dan Kauman
  • Pasar Gede dan Triwindu
  • Mencicipi nasi liwet, selat Solo dan serabi

🏨 Hotel bintang 4 di pusat kota

HargaSesuai permintaanKami beri harga hotel terkini untuk tanggal Anda
Paling populer
Gunung & sejarah purba3 hari / 2 malam

Candi Lawu, air terjun & manusia purba

👥 Pecinta sejarah, keluarga, pelancong ingin tahu

  • Candi Sukuh dan Cetho
  • Tawangmangu dan Air Terjun Grojogan Sewu
  • Museum manusia purba Sangiran
  • Malam di jalan kuliner Solo

🏨 Hotel bintang 4 di Solo

HargaSesuai permintaanKami beri harga hotel terkini untuk tanggal Anda
Santai & nyaman3 hari / 2 malam

Solo di hotel bernuansa warisan dengan sopir pribadi

👥 Bulan madu, acara spesial, pelancong santai

  • Hotel butik bernuansa warisan atau hotel kelas atas
  • Mobil pribadi dengan sopir dan pemandu berlisensi
  • Kunjungan keraton dengan waktu untuk lokakarya batik
  • Makan malam santai dan waktu spa

🏨 Hotel butik atau bintang 5

HargaSesuai permintaanKami beri harga hotel terkini untuk tanggal Anda
Perencana perjalanan gratis

Rencanakan perjalanan Solo (Surakarta) Anda

Pilih tempat, tanggal dan jenis hotel yang Anda suka. Kami balas lewat WhatsApp dengan usulan rencana dan harga terkini - tanpa kewajiban.

  • Tarif hotel nyata untuk tanggal Anda
  • Mobil dengan sopir dan pemandu diatur sesuai permintaan
  • Bahasa Inggris atau Indonesia
Tempat yang ingin dikunjungi

Membuka WhatsApp dengan rencana Anda sebagai pesan - tidak ada yang terkirim sampai Anda menekan kirim di sana.

Tips praktis

Cara ke sana

Bandara Adi Soemarmo (SOC) sekitar 14 km di barat laut pusat kota; kereta bandara menuju Stasiun Solo Balapan, atau naik mobil. Kereta dari Yogyakarta, Jakarta dan Surabaya juga tiba di kota. Dari Bandara Internasional Yogyakarta tidak ada jalur langsung - berganti di Yogyakarta, sekitar 2,5-3,5 jam seluruhnya.

Waktu terbaik

Musim kemarau, sekitar Mei hingga September, paling baik, terutama untuk candi di gunung dan air terjun. Acara besar antara lain Grebeg Sudiro sekitar Imlek dan Sekaten / Garebeg Maulud di Keraton; tanggalnya berubah tiap tahun, jadi tanyakan kami.

Sopan santun & pakaian

Tutupi bahu dan lutut di keraton, candi dan masjid, dan gunakan tangan kanan untuk memberi dan menerima. Solo adalah kota yang halus dan santun, jadi bicaralah pelan. Sebagian besar makanan lokal halal, tetapi warung Tionghoa-Indonesia di sekitar Pasar Gede mungkin tidak - tanyakan lebih dulu.

Berkeliling

Pusat kota padat dan dekat: gunakan aplikasi ojek/taksi online, bus Batik Solo Trans atau becak (sepakati harga dulu), dan berjalan kaki di gang batik. Candi Lawu, Tawangmangu dan Sangiran paling mudah dengan mobil dan sopir.

Jam buka, tiket, akses dan aturan bisa berubah (misalnya kuota pengunjung, kondisi gunung atau laut dan penutupan) - kami cek untuk tanggal Anda. Foto: Wikimedia Commons, dicantumkan di setiap gambar; peta: OpenStreetMap. Terakhir diperiksa 10 Oktober 2026.

WhatsApp